Masalah Umum dan Cara Mengatasinya pada Printer Brother

Be Sociable, Share!


Image Credits: skycomp.com.au

Printer Brother yang terkenal dengan MultiFunctionnya, kini sudah tidak asing lagi bagi semua orang. Rata-rata toko komputer, maupun toko buku terkenal pun menjualnya. Terdapat 4 in 1, 5 in 1, maupun sampai kelas A3 lengkap dengan Scanner dan Dual Layer Scanning. Tidak luput dari pembaharuan dan upgrade fungsi yang semakin hari semakin memudahkan pekerjaan pencetakan kita, tentu ada kelemahan ataupun masalah yang kita temukan sewaktu penggunaan ataupun setelah penggunaan yang cukup banyak.

Penggunaan yang banyak dalam hal ini bagi saya di atas 10,000 lembar cetak. Selalunya yang kita temukan adalah Machine Error 50 atau Machine Error 46. Hal ini dikarenakan Maintenance Unit bermasalah, alias sudah habis masa pakainya. Apakah itu Maintenance Unit? Maintenance unit adalah unit penyedot tinta yang pas berada di dudukan print head di dalam printer Brother Anda.

Di rata-rata printer yang memiliki masalah ini, sudah terlihat bahwa printernya sangat kotor dan penuh dengan percikan tinta di mana-mana. Kadang kala kerusakan ini juga dipicu oleh terlalu seringnya melakukan cleaning print head.

Jadi, bagaimana cara kita menghindari masalah tersebut? Jika penggunaan di atas 10,000 lembar, saya rasa sudah wajar untuk menggantinya karena otomatis sudah tidak kuat lagi maintenance unitnya. Tetapi untuk jaga-jaga, sebaiknya menjaga kebersihan printer anda dari debu, kelembaban, dan apa lagi binatang seperti tikus, cicak, kecoak. Jika ada tumpah tinta ataupun bekas tinta pada printer ataupun parts dalamnya, sebisanya kita lap hingga bersih menggunakan kain lembut yang kering. Dan kasus tertentu, ada cicak bertelur di dalam, ataupun mati di dalam printer. Hal ini pernah kita temukan. Bayangkan jika telur tersebut pecah dan mengenai motherboard, dan otomatis akan terbakar dan mati total.

Perihal Garansi printer Brother, untuk print head, maintenance unit dan kerusakan akibat kesalahan pengguna, tidak di cover sama sekali. Jadi, rajin-rajin lah membersihkan printer Anda, tutupin dengan kain jika tidak digunakan. Sama halnya dengan Anda menjaga kebersihan Notebook ataupun PC Anda.

Satu hal lagi yang sering terjadi, jika terjadi Paper Jam, atau kertas sangkut di dalam printer, buka cover printer Anda, lihat terlebih dahulu posisi head Anda. Usahakan di geser ke pinggir tanpa mengenai kertas supaya tidak tergores. Baru pelan-pelan tarik keluar kertas yang sangkut mengikuti jalur keluarnya kertas. Jangan dipaksa ataupun ada sobekan kertas yang tersisa di dalam.

Demikianlah sedikit tips yang dapat kami share dengan Anda, semoga Printer Brother Anda tetap awet dan dapat digunakan dengan baik. NB: Artikel ini dipublish berdasarkan pengalaman dan pengamatan kami dari berbagai masalah yang dialami customer maupun kami sendiri. Dan tidak semua kasus memiliki situasi, kondisi maupun solusi yang sama. Jika Anda menemukan masalah aneh lainnya, boleh share dengan kita melalui comments form di bawah ini, dan kami akan coba membantu. Terima Kasih.

Brother, always at your side.

Be Sociable, Share!

127 thoughts on “Masalah Umum dan Cara Mengatasinya pada Printer Brother”

  1. haddy: Tabung Pembuangan tidak bisa dibersihkan. Jika sudah penuh, printer di buka, gabus penampung yang sudah penuh dengan tinta harus di buang, dan di ganti dengan gabus yang baru.

  2. allya: masalah ini sudah pasti di tinta tersumbat. Coba cleaning melalui menu ink management. Jika tidak ada perubahan, berarti sudah tersumbat. Saya saranin di bawa saja ke tempat servis. Gak pake ribet2.

  3. Miya: Bisa di jelaskan lebih lengkap lagi? Pertanyaan yang terlalu singkat begini kita tidak bisa tahu masalahnya di mana, apa lagi barangnya tidak di depan mata kita.

  4. sy baru pake printer brother dcp-j125,bgm membuat hasil scan menjadi 1 halaman/file

  5. indra: tekan tombol scan, Scan to: File. Hasilnya akan jadi 1 file PDF. Seri J125 tidak bisa scan beberapa lembar sekaligus dan dijadikan 1 file, jadi hanya bisa 1 x scan untuk 1 file dan dokumen. Kecuali seri yang ada ADF, seperti J430W, di mana bisa di tumpukkan beberapa lembar dokumen, dan di scan sambung menyambung menjadi 1 file yang isinya seluruh dokumen yang di tumpukin tadi.

  6. Kenapa ya setiap saya mau print foto (kertas foto)gagal terus, kertas foto gak ketarik, nyangkut si ngga. Dicoba masukin kertas 1 ataupun bnyk ttp aj ada tulisan kertas belum diisi..bingung saya?????

  7. wie: kertasnya berapa tebal? merek apa? Usahakan jangan hanya 1 lembar kertas di tray, sediakan 4-5 lembar kertas untuk fasilitasi penariknya biar bisa menarik kertas foto tersebut. dan tidak semua kertas foto bisa, tergantung kualitas dan kepadatan serta kelenturan kertas tersebut. Kami di sini menggunakan Printech 230g waterproof glossy paper, sangat lancar dan tidak bermasalah. Jika kertas terlalu tebal, coba ganti setting paper type ke: Transparancy.

  8. Sya paka printer brother MFC -J430W.
    masalahnya sekarang kalau mau print ga bisa..di layar ada tulisan Close ink cover..
    Setelah diperbaiki pun masih tidak bisa print,f copy maupun fax
    Solusinya bagaimana..??
    Tq

  9. Lily: Tulisan Close Ink Covernya sudah hilang? Untuk J430W, ink cover sedikit tricky, karena menggunakan penahan pintu external. Coba di selip dari arah dalam.

  10. printerku brother DCP-J125 masalahnya paperjam,saya buka bagaian penarik kertas tidak ada kertas atau barang lain disana akan tetapi masih paperjam,bagaimana solusinya? termakasih..

  11. Hariyanto: Bisa jadi masih ada kertas di dalam, dekat print head, atau di bawah print head. Dan 1 lagi sensor kotor. Coba di buka bagian tengah, di tempat pergerakan print head, apa ada sisa sobekan kertas.

  12. Budi: Kertas biasa atau kertas foto? Tergantung, apakah kertas sudah tersusun rapi dan sudah di setel pinggiran penahannya biar pas? Dan jika kertas foto, bisa saja kertasnya terlalu kaku dan kurang padat.

    Jika kertas biasa, dan posisi semua sudah oke, bisa juga masalah di roller yang sudah haus atau kotor. Coba buka bagian belakang, di bersihkan menggunakan kuas.

  13. Saya punya Print Brother JP-J125. Sy ngeprint / copy. Pasti ada tulisan Paper Jam/ see troubleshooting in user’s Guide. Masalahnya dmn ya? trims…..

  14. Immanuel: Kalau kertas sudah tidak ada yg sangkut, berarti masalah pada sensor. Boleh di coba bawa ke tempat reparasi untuk di cek.

  15. Klo sensor yg masalah, ada cara tersendiri selain dibawa ke tempat reparasi? trims…

  16. Immanuel: Coba di bersihkan bagian dalamnya, dan bagian belakang tempat keluar paper jam. Dan sensor plastik bening di dalam printer.

  17. di kantor saya memakai printer brother MFC-J220.beberapa minggu yg lalu salah satu catridge rusak dan bocor,setelah membeli yg baru dan dipasang ke printernya kenapa hasil tulisannya jadi putus putus?solusinya bagaimana?tolong dijelaskan…

  18. hallo mas. Mau tanya nich….saya pake brother mfc-j220. . . . Tinta kuningnya gak keluar pas ngeprint.malah berubah warna jdi pink. Masalahnya apa ya. Tolong ya. Pusing saiia…. Trim’s

  19. printer saya dcp-j125. usai isi ulang tinta warna hitam, saat dipake tidak keluar apa-apa (kertas bersih). dicoba print test, hanya logo windows berwarna yang keluar sedangkan tulisan tidak ada sama sekali.
    mohon bantuan solusi penyelesaian, trims

  20. kenapa ya printer brother saya kalo ngeprint tinta hitam nya gak mau keluar, tapi kalo tinta warna dia mau keluar?? pa ya masalah nya?

  21. Feby: Macet. Tersumbat. Silahkan di baca di comments sebelumnya, sudah pernah di bahas, Terima Kasih.

  22. mas, gimana kalau ngeprit tapi tintanya yang warna magenta kabur sekali dan bergaris,terimakasih infonya

  23. Tolong di baca artikelnya sampai habis. Hasil print tidak sempurna warna apapun itu, bergaris2, atau apa, yang berhubungan dengan kualitas cetak, solusinya coba jalankan print head cleaning melalui menu maintenance atau ink management jika printer seri lama.

    Dan jika sudah cleaning dan tidak ada perubahan, bisa saja sudah mulai tersumbat, ataupun sudah tersumbat bagi yang warnanya tidak keluar sama sekali. Silahkan di bawa ke service center atau tempat reparasi terdekat untuk di cek lebih lanjut. Kemungkinan pergantian print head dan infus baru dengan tinta yang sudah terbukti tidak bermasalah bisa saja menjadi solusi terakhir dan yang paling banyak kemungkinannya.

Comments are closed.